Di Hari Ibu tahun ini, hati Agik kembali gerimis.
Agik begitu merindukan beliau, perempuan bermata rembulan yang telah melahirkan Agik 17 tahun silam. Sebuah do’a Agik lantunkan untuk ibu usai sholat tahajjud malam ini, agar Allah SWT bisa mengampunkan dosa-dosanya, memaafkan kesalahannya, dan mengasihinya sebagaimana beliau mengasihi Agik dan adik-adik Agik dalam suasana suka dan duka, serta semoga cahaya rembulan dimatanya tetap abadi, selamanya. Setidaknya di ruang hati kami, anak-anaknya.
Sebuah persembahan sederhana memperingati hari ibu kali ini, yaitu sebuah puisi bagus dari penyair D Zawawi Imron yang Agik kutip dari sini
IbuSelamat Hari Ibu untuk ibu Agik, dan seluruh ibu di dunia.. Artikel Menarik Lainnya :
kalau aku merantau lalu datang musim kemarau
sumur-sumur kering, daunan pun gugur bersama reranting
hanya mata air airmatamu ibu, yang tetap lancar mengalir
bila aku merantau aku ingat sedap kopyor susumu dan ronta kenakalanku
di hati ada mayang siwalan memutikkan sari-sari kerinduan
lantaran hutangku padamu tak kuasa aku bayar
ibu adalah gua pertapaanku
dan ibulah yang meletakkan aku di sini
saat bunga kembang menyerbak bau sayang ibu menunjuk ke langit,
kemudian ke bumi
aku mengangguk meskipun kurang mengerti
bila kasihmu ibarat samudra
sempit lautan teduh tempatku mandi,
mencuci lumut pada diri tempatku berlayar,
menebar pukat dan melempar sauh lokan-lokan,
mutiara dan kembang laut semua bagiku
kalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan
namamu ibu, yang akan kusebut paling dahulu
lantaran aku tahu engkau ibu dan aku anakmu
bila aku berlayar lalu datang angin sakal
Tuhan yang ibu tunjukkan telah kukenal
ibulah itu , bidadari yang berselendang bianglala
sesekali datang padaku
menyuruhku menulis langit biru dengan sajakku
1966
Selamat Hari Ibu ya Mah :i:
BalasHapusDoa Mu selalu menyertai ku..
aku tidak ada di dunia ini tanpa ada nya diri mu..
Selamat hari ibu :D
BalasHapusIbuku tersayang, semoga engkau tetap sehat walafiat.
huhuhuhu... jadi kangen mamah :i:
BalasHapus